Selasa, 07 April 2020

Pembuatan Logo Garuda Indonesia

Pembuatan Logo Garuda Indonesia menggunakan CorelDraw
·         Pertama kita buka coreldraw lalu siapkan gambar yang akan dibuat sebagai contoh, di sini saya menggunakan logo Garuda Indonesia

·         Lalu buat lah pola gambar menggunakan pen tool yang ada di coreldraw



·         Jika sudah membuat polanya, berilah warna pada pola tersebut.

·         Lalu yang terakhir tambahkan text garuda Indonesia pada bagian bawah gambar




Logo Garuda Indonesia memiliki arti yaitu :
1.       Kepala Burung Garuda melambangkan Lambang Negara Republik Indonesia.
2.       Lima Bulu Sayap melambangkan Pancasila yang menjadi ideologi bangsa Indonesia.
3.       Warna Biru yang digunakan Garuda Indonesia melambangkan Langit Angkasa.





Rabu, 18 Maret 2020

Teknologi Animasi CGI


Pengertian, Manfaat Serta Cara Kerja Teknologi CGI

Dengan perkembangan teknologi saat ini, semuanya sudah serba bisa. Contohnya adalah yang terdapat dalam lingkungan sekitar kita. Ini akan memberikan kemudahan untuk kita dalam melakukan sesuatu yang sangat luar biasa. Seperti yang akan saya bahas sekarang ini yaitu mengenai CGI. Ini merupakan salah satu bidang komputer yang memberikan grafis yang lebih khusus untuk efek dalam film, program televisi dan media cetak. Hal ini menciptakan hasil yang lebih terkontrol dibandingkan yang lainnya.

Waktu anda menonton sebuah film yang mencirikan CGI, anda akan menganggap ini adalah nyata. Seperti proses pembuatan film fast and furious 7 pasti anda pernah juga mendengar tentang teknologi CGI. Memang betul, bahwa hasil yang diciptakan dari teknologi CGI memberikan efek yang sangat luar biasa, sehingga orang tidak bisa membedakan adegan dalam film tersebut asli atau tidak. Nah,, untuk menjawab segala kebingan anda. Saya akan membahas di bawah ini.

Pengertian Computer Generated Imagery
Sebuah teknik pencitraan 3D yang dilakukan oleh komputer pada media tertentu. CGI termasuk kedalam golongan spesial efek yang biasa digunakan dalam bidang komputer, seperti : Grafis 3D komputer dalam pembuatan film, acara televisi, commercials, simulators, iklan dan game. Permainan video umumnya menggunakan grafik komputer waktu-nyata (jarang disebut sebagai CGI), namun juga sering menggunakan “adegan tengah” (cutscene) yang telah dirender dan film-film pembuka yang mirip dengan penggunaan CGI. Ini juga disebut sebagai FMV (Full Motion Video)




CGI serupa dengan teknik animasi tradisional. Dalam teknik animasi tradisional, suatu gerakan dibuat melalui rangkaian gambar-gambar yang saling bertautan. Umumnya, sebuah gambar bergerak tercipta dalam ritme 24 fps (frame per second). Dimana CGI digunakan untuk efek visual komputer karena efek yang dihasikan akan lebih terkontrol dibandingkan yang lainnya berdasarkan proses fisik, seperti membangun miniatures untuk efek gambar atau mempekerjakan tambahan untuk adegan keramaian.

Hal ini dapat juga menciptakan satu film untuk menghasilkan konten tanpa memakai aktor. Teknologi CGI dapat dibuat dalam bentuk 2D ataupun 3D sesuai dengan keinginan. CGI 2D biasanya digunakan pada bidang-bidang yang datar. Contoh obyek yang dibuat dengan CGI 2D yaitu tokoh kartun dan bentuk-bentuk geometrik. Komputer seperti perangkat lunak 3ds Max dan open source Blender, LightWave 3D dan Maya Softimage AutoDesk digunakan untuk membuat gambar yang dihasilkan komputer untuk film, dll.

Penerimaan software CGI dan peningkatan kecepatan komputer telah diizinkan seseorang dan perusahaan-perusahaan kecil untuk menghasilkan sebuah profesional grade film, permainan dan seni rupa dari rumah komputer. Hal ini dapat juga mengizinkan seorang seniman atau produser untuk menghasilkan konten tanpa menggunakan aktor, pelayanan yang mahal.

Sejarah Computer Generated Imagery

CGI merupakan pengganti dari IGGI (Inter Govermental Group on Indonesia).  Teknologi CGI pertama kali diperkenalkan pada tahun 1973 pada film Westworld. Film hasil karya Michael Crichton ini merupakan sebagai film pertama yang menggunakan citra digital komputer sebagai bagian dari filmnya. Brynner’s-visi robot, POV pixelated digital diproses oleh grafis komputer jenis John Whitney Jr dan Gary Demos of Information International, Inc (lebih dikenal sebagai ‘Triple-I’ atau ‘III’) yang sangat revolusioner.

Walaupun teknologi CGI yang digunakan saat ini adalah teknologi 2D, namun ini merupakan suatu terobosan baru dalam dunia perfilman yang menggunakan CGI. Pada tahun 1976, film Futureworld yang merupakan sequel dari film Westworld, mengawali penggunaan CGI 3D untuk menganimasikan tangan dan wajah. Beberapa software CGI populer antara lain Art of Illusion (bisa di-download di sourceforce.net), Maya, Blender dan lain-lain. Teknologi CGI berhasil memukau publik melalui film Jurassic Park karya Stephen Spielberg pada tahun 1993.


Atas kecanggihan penggunaan CGI 3D pada visualisasi dinosaurus, film ini menjadi box office dan memenangi 3 piala Oscar, yang salah satunya untuk kategori Visual Effect. Dengan adanya penerapan tenologi CGI ini, tentu saja gambar yang dihasilkan pertama kali tak sebagus film The Avenger, Transformer, Amazing Spiderman, Batman, Hulk, atau film hollywood lainnya. Perangkat lunak komputer seperti LightWave 3D Maya dan Softimage XSI digunakan untuk membuat gambar yang dihasilkan komputer untuk film, dll.

Recent CGI aksesibilitas dari perangkat lunak dan peningkatan kecepatan komputer telah memungkinkan individu seniman dan perusahaan kecil untuk menghasilkan profesional grade film, permainan dan seni rupa dari rumah komputer. Salah satu film lain yang menjadi titik penting capaian CGI dalam dunia film ialah sebuah film animasi berjudul “Toy Story” yang rilis di 1995. Toy Story, merupakan film animasi berkekuatan CGI berdurasi utuh (full-lenght) pertama.

Manfaat Computer Generated Imagery

CGI salah satu teknologi yang dapat memberikan tampilan visualisasi yang cukup menarik serta menghilangkan kebosanan ketika menonton dan juga dapat memicu ketertarikan para penonton. CGI dipergunakan dalam film-film, program-program televisi dan iklan-iklan dan dalam media cetak. Teknik animasi berbasis 2D pun mempunyai saingan, yakni teknik animasi dengan basis 3D. Film-film animasi dengan 3D mempunyai keunggulan yang lebih dibandingkan dengan 2D. Teknik modern ini menjadikan film-film animasi kartun lebih real, bernyawa dan lebih hidup tentunya.

Proses pembuatan film kartun umumnya dimulai dengan menggambar atau mendesain tokoh atau karakter dalam film dengan cara manual. Sedangkan teknologi CGI cara membuat karakter tokohnya dengan menggunakan software tertentu di komputer. Dengan memanfaatkan aktor yang sudah beraksi kemudian memasukkan hasil fotografer sebagai gambar foto dan nantinya diolah kembali oleh ahli komputer grafik. Terbukti, dengan film ini Pixar-Disney membawa pulang banyak penghargaan. Pixar-Disney pun langsung memanfaatkan kesempatan dengan menciptakan film-film kartun animasi berbasis 3D. Film-film yang mereka ciptakan pun membuat penonton terhipnotis oleh kedua perusahaan ini.


Untuk menciptakan watak-watak atau benda-benda pada sebuah komputer dengan animasi komputer 3D tidaklah selalu berjalan dengan mulus. Dengan menggabungkan 3D mencontoh benda-benda yang diprogramkan untuk gerak. Dalam program pembuatan film dengan aplikasi CGI bukanlah hal yang mudah, mereka harus terlebih dahulu membuat poin-poin bagaimana caranya untuk menciptakan konten yang sangat bagus dalam proses pembuatan film yang akan mereka tayangkan.

Biasanya aktor dibantu oleh desainer-desainer untuk menunjukkan lokasi yang tepat dalam pembuatan film tersebut dan digunakan ekspresi-ekspresinya untuk memperagakan peran yang sedang dilakoni. Perlu kalian ketahui, bahwa teknologi CGI dapat dibuat dalam bentuk 2D ataupun 3D sesuai dengan keinginan pembuatnya, namun biasanya CGI 2D digunakan pada bidang-bidang yang datar. CGI dapat anda lihat dalam pernyataan dibawah ini:
·         Computer-generated imagery, sebuah teknologi dalam pembuatan film.
·         Common Gateway Interface, teknologi pada webserver.
·         Computer graphics interface.
·         Clinical Global Impression, skala untuk menilai respon terhadap perawatan yang diasosiasikan dengan cacat mental.
·         Corrugated galvanised iron, lembaran logam cetak.
·         Consultative Group on Indonesia, organisasi negara kreditor untuk Indonesia
·         Kode IATA untuk Bandar Udara Regional Cape Girardeau di Cape Girardeau, Missouri, Amerika Serikat.
·         Cuerpo Guardia de Infantería, polisi anti huru hara Argentina

Cara Menggunakan Teknologi CGI



Saat menggunakan CGI, yang harus di persiapkan adalah : 
1.      Software
Hal yang paling penting dalam pembuatan CGI ini adalah aplikasi software. Software yang dipakai untuk membuat biasanya yaitu Adobe Illustrator, GNU Image Manipulation Program, Adobe Photoshop, CorelPaint dan CorelDraw, serta AutoCAD. Namun jangan salah, setiap industri film menggunakan yang berbeda-beda. Jadi tidak semua industri film menggunakan aplikasi yang sama, mereka akan memilih aplikasi sesuai dengan keperluan mereka. Kenapa? karena aplikasi tersebut memiliki keunggulan masing-masing. Berikut adalah aplikasi yang menggunakan teknologi CGI
·         Adobe After Effect
·         3D MAX
·         Blender
·         C4D

2.      Camera
Ini sangat dibutuhkan dalam pengambilan shoot orang atau lokasi yang akan dimasukkan ke frame. Dan untuk memberikan hasil yang bagus, lebih baik anda memilih camera yang beresolusi tinggi.
3.      Green Screen
Yang ini berfungsi untuk mengubah sesuatu yang ada pada frame. Ketika ingin mengubah background, anda dapat mengubah dengan cara Chroma Key.
4.      Lighting
Ini digunakan ketika green screen kekurangan cahaya. Jika green screen menerima cukup cahaya, maka lightting tidak perlu digunakan. Sebaliknya jika green screen kurang menerima intensitas cahaya, maka untuk itu anda dijawajibkan untuk menggunakan Green Creen agar proses Chroma Key berjalan dengan maksimal. Jika anda ingin membuat film dengan teknolofi CGI, maka anda harus mengambil Shoot-shoot yang adegan yang diinginkan, untuk menambahkan beberapa visual dengan sofware di atas.
Nah,,, anda sekarang udah mengertikan apa itu CGI dalam dunia film. Dimana teknologi dengan aplikasi ini dapat memberikan efek khusus dengan menipulasi adegan oleh industri film ketika sebuah film membutuhkan penggabungan antara objek dan latar belakang. Dimana selam ini kebanyakn orang masih bingung atau malah berfikir bahwa adegan dalam film tersebut nyata. Sekarang segala kebingungan anda telah terjawab dalam ulasan di atas. Semua ini dilakukan dengan menggunakan cara seperti, software yang dipakai untuk membuat Adobe Illustrator, GNU Image Manipulation Program, Adobe Photoshop, CorelPaint dan CorelDraw, serta AutoCAD. Semoga ulasan ini menambah wawasan anda.

Sumber : http://www.artbymagi.com/teknologi/pengertian-manfaat-serta-cara-kerja-teknologi-cgi/

Review Website Bukalapak


Pengertian Website
Website adalah suatu halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berisikan kumpulan informasi berupa data teks, gambar, animasi, audio, video maupun gabungan dari semuanya yang biasanya dibuat untuk personal, organisasi dan perusahaan. Dari pengertian website tersebut dapat dibedakan menjadi 2 yaitu web bersifat statis dan dinamis. Bersifat statis apabila isi informasinya tetap dan isi informasinya hanya dari pemilik website sedangkan web yang bersifat dinamis apabila isi informasinya selalu berubah-ubah dan dapat diubah-ubah oleh pemilik maupun pengguna website. Contoh web statis : website profil perusahaan, sedangkan contoh web dinamis seperti facebook, twitter dll.
REVIEW WEBSITE BUKALAPAK
Memasuki tahun awal tahun 2018, industri berbasis teknologi dan informasi menjadi trend saat ini. dan menandai sebagai revolusi industri 4.0 dimana Industri mulai menyentuh dunia virtual, berbentuk konektivitas manusia, mesin dan data, semua sudah ada di mana-mana. Istilah ini dikenal dengan nama Internet of Things (IoT). Revolusi industri 4.0 menekankan pada kemampuan Artificial Intellegent (kecerdasan buatan) sehingga kemunculan super komputer, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, editing genetik dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia untuk lebih mengoptimalkan fungsi otak. dari hal itu munculah perusahaan perusaan yang berbasis teknologi, mulai dari perusahaan yang sedang merintis atau startup dan yang sudah menjadi besar atau unicorn. pada kesempatan kali ini saya akan mereview. unicorn besar di indonesia yaitu Bukalapak. Perlu diketahui bahwa saya bukan bermaksud untuk mengkritik , menilai baik atau tidaknya sebuah website suatu perusahaan yang saya review. review ini berdasarkan dengan apa yang saya rasakan dan beberapa kemudahan yang saya dapatkan pada saat menggunakan website tersebut. karena UX bukan hanya berbicara masalah tampilan teknis namun berbicara tentang bagaimana pengguna dapat dengan mudah dan nyaman. menggunakan aplikasi tersebut.
UX Designer: Orang dengan keahlian disain, berkolaborasi utk produk yang lebih baik dgn mencari ‘sweet spot’ antara pengguna-bisnis-teknologi.(Borrys hasian – Director of Design, International at Singtel.)
BUKALAPAK
Bukalapak merupakan salah satu marketplace terkemuka di indonesia dengan citra mengangkat UMKM atau sarana jual beli dari konsumen ke konsumen. Bukalapak sendiri didirikan oleh mas Achmad Zaky pada tahun 2010. berawal dari kos kosan kecil hingga saat ini memiliki kantor sendiri di bandung dan jakarta. pada tahun 2017 bukalapak telah menjadi salah satu uncorn dari indonesia. seiring berjalanya waktu bukalapak bertransformasi dari tampilan lama 2010 hingga 2019.

Tampilan 2010 sumber : Twitter mas Achmad Zaky https://twitter.com/achmadzaky/status/1081213394919673856

Tampilan Bukalapak 2019
Design Interface, Layout
Seperti yang kita lihat dari gambar di atas bukalapak sendiri sudah berevolusi tampilanya yang awalnya mempunyai style vintage atau lawas dengan konsep design skeuomorphism dengan warna warna gradasi seakan menciptakan ruang. namun style ini mempunyai kelemahan coding yang lebih banyak dan membuat load website menjadi lebih lambat di banding style yang saat ini yaitu model flat design. cenderung lebih sederhana namun disini sisi UX lebih di tekankan. tidak hanya cantik dari segi visual namun juga dari sisi pengguna lebih di mudahkan untuk menggunakan aplikasi Bukalapak. menurut Borrys hasian (Director of Design, International at Singtel.) UX adalah “Craft user value and visualize user flows into beautiful, testable product designs. Craft user value”. (Membuat produk yang bermanfaat dan memvisualisasi user flows menjadi disain produk yang teruji dan indah.).


Header dan Menu Utama
pada bagian header bukalapak sudah mencitrakan sesuai dengan warna bukalapak sendiri yaitu dominan merah. dengan menu menu yang terbilang padat namun kita masih dapat mengorganisasikan bagian satu dengan bagian yang lain. pada penggunaan font sangat jelas sekali. namun dari hal yang saya rasakan adalah. saya harus berfikir beberapa detik untuk menemukan menu yang akan saya cari.


Content Section
Pada bagian content saya menemukan hal yang unik dimana bagian popular justru ditempatkan dibawah menu pembelian produk digital dari Bukalapak sendiri. asumsi saya bahwa produk digital dari bukalapak lebih sering dicari pelanggan ketimbang produk populer atau promo menarik bukalapak. saya sendiri juga lebih sering menggunakan produk digital tersebut dibanding membeli di marketplace karena tidak perlu memikirkan ongkir. namun pada page ini saat di buka bagian bawah sudah terlihat pada layar resolusi 1366px x 768px sehiingga pengguna otomatis akan melakukan scrolling kebawah. untuk menemuka promo yang sesuai dengan mereka atau flash deal maupun produk yang di featured oleh Bukalapak. karena terlalu padat saya cenderung bingung untuk mencari promo yang sesuai dengan saya di tambah lagi dengan warna merah membuat sedikit lebih capek mata kita juka terlalu lama melihat website tersebut. dari segi konsistensi style mulai dari tombol, icon dan button sudah sangat seragam.

Footer Bukalapak
pada bagian footer bukalapak sendiri terdapat menu menu feature bukalapak bahwa menyatakan bukalapak adalah toko online yang aman dan terperacaya. kemudian pada bagian bawah terdapat menu dukungan pembayaran dari bukalapak sendiri dari menu diatasa tergolong sangat lengkap sehingga pengguna dapat membayar sesuai dengan merchant yang mereka miliki. dan pada bagian menu footer sangat tepat sekali menambahkan border kotak. karena menu tersebut yang sangat sering di gunakan pengguna saat kebingungan menggunakan bukalapak termasuk saya.
Konten Website
konten dari bukalapak sendiri tentu saja sudah sangat dipikirkan oleh tim developer bukalapak sendiri atau lebih khususnya pada UX Copywriter team. bahkan kolom pencarian, headline, error notification sudah sangat difikirkan. tentu hal ini sudah tidak relevan lagi jika kita bahas disini. tentu saja sangat layak dan sudah sangat cukup untuk pengguna mendapatkan informasi yang diperlukan.
Kecepatan Akses Website

kecepatan akses bukalapak melalui PageSpeed Insight – Google
Pada benchmarking kecepatan Bukalapak sendiri tergolong lambat jika di akses dari luar negeri dengan angka 38 yang menyatakan bahwa nilai tersebut adalah slow(pelan). kali ini saya tidak dapat mengatakan data tersebut benar adanya karena data tersebut di akses melalui luar negri. dan hal ini juga berpengaruh dengan kecepatan server yang berada di indonesia atau saya mengatakan test benchmarking tersebut. namun yang saya rasakan sendiri Bukalapak masih tergolong cepat jika diakses dengan menggunakan ISP Indihome.

Sumber :


Selasa, 08 Januari 2019

Makalah IT Forensik



        IT FORENSIK

















                         Nama              : Satria Aldian Kusuma

                         NPM                : 36116861

                         Kelas               : 3DB01












i



KATA PENGANTAR





Segala puji dan syukur kehadirat Allah yang maha kuasa, karena atas taufiq dan rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah ini sebagaimana mestinya.

Tujuan dari makalah yang berjudul “IT Forensik” ini adalah untuk melengkapi tugas dari mata kuliah Etika dan Profesi TIK yang berupa pembuatan makalah. Berkat adanya bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, akhirnya penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini tidaklah sempurna, masih banyak kekurangan di dalam isinya. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati penulis mohon maaf, dan segala kelapangan dada penulis mrngharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari segenap pembaca yang budiman, sehingga penulis dapat membuat makalah yang lebih baik lagi di waktu selanjutnya.










Depok, 9 Januari 2019




Penulis















ii



DAFTAR ISI






Cover.......................................................................................................................................................... i

Kata Pengantar................................................................................................................................. ii

Daftar Isi............................................................................................................................................... iii

Pendahuluan........................................................................................................................................ 1

1. Latar Belakang............................................................................................................. 1

2. Tujuan................................................................................................................................ 1

Pembahasan......................................................................................................................................... 2

3. Definisi IT Forensik................................................................................................... 2

4. Penggunaan komputer Forensik........................................................................ 2

5. Audit Trail....................................................................................................................... 7

5.1 Definisi Audit Trail..................................................................................... 7

5.2 Langkah-langkah Audit Trail.............................................................. 8

5.3 Contoh Audit Trail...................................................................................... 8

6. Real Time Audit Trail.............................................................................................. 9

Penutup................................................................................................................................................... 9

7. Kesimpulan...................................................................................................................... 9

Daftar Pustaka................................................................................................................................. 10











iii



PENDAHULUAN






1.  Latar Belakang.

Kegiatan forensi komputer merupakan suatu proses mengidentifikasi, memelihara, menganalisa, dan mempergunakan bukti digital menurut hukum yang berlaku. Sedangkam definisi forensik menurut para ahli diantarannya:

·         Menurut Nobblet, yaitu berperan untuk mengambil, menjaga, mengembalikan, dan menyajikan data yang telah di proses secara elektronik dan di simpan di media komputer.

·         Menurut Judd Robin, yaitu penerapan secara sederhana dari penyidikan komputer dan teknik analisisnya untuk menentukan bukti-bukti hukum yang mungkin.

·         Menurut Ruby Alamsyah (salah seorang ahli forensik IT Indonesia), yaitu digital forensik merukapan ilmu yang menganalisa barang bukti digital sehingga dapat di pertanggungjawabkan di pengadilan.


2.     Tujuan.

Tujuan utama dari kegiatan IT forensik adalah untuk mengamankan dan menganalisa bukti digital dengan cara menjabarkan keadaan terkini dari suatu artefak digital. Istilah artefak digital dapat mencakup (harddisk, flashdisk, CD-ROM), sebuah dokumen elektronik (misalnya sebuah email atau gambar), atau bahkan sederetan paket yang berpindah melalui jaringan komputer.
















1



PEMBAHASAN





3. Definisi IT Forensik.

IT Forensik adalah praktek mengumpulkan, menganalisis dan melaporkan data digital dengan cara yang secara hukum diterima. Hal ini dapat digunakan dalam deteksi dan pencegahan kejahatan dan dalam setiap sengketa di mana bukti disimpan secara digital. Komputer forensik mengikuti proses yang sama dengan disiplin ilmu forensik lainnya, dan menghadapi masalah yang sama.

4. Penggunaan Komputer Forensik.

Ada beberapa bidang kejahatan atau sengketa di mana komputer forensik tidak dapat diterapkan. Lembaga penegak hukum salah satu di antara yang paling awal dan paling berat pengguna komputer forensik dan akibatnya sering berada di garis depan perkembangan di lapangan.

Komputer mungkin merupakan 'adegan kejahatan', misalnya hacking atau penolakan serangan layanan atau mereka mungkin memegang bukti berupa email, sejarah internet, dokumen atau file lainnya yang relevan dengan kejahatan seperti pembunuhan , penculikan, penipuan dan perdagangan narkoba.

Hal ini tidak hanya isi email, dokumen dan file lainnya yang mungkin menarik untuk peneliti tetapi juga 'metadata' yang terkait dengan file-file. Sebuah komputer pemeriksaan forensik dapat mengungkapkan saat dokumen pertama kali muncul pada komputer, saat terakhir diedit, ketika terakhir disimpan atau dicetak dan yang pengguna dilakukan tindakan ini.

Baru-baru ini, organisasi komersial telah menggunakan komputer forensik untuk keuntungan mereka dalam berbagai kasus seperti;

* Pencurian Kekayaan Intelektual.








2



*  Industri spionase.

*  Sengketa Ketenagakerjaan.

*  Penyelidikan Penipuan.

*  Pemalsuan.

*  Kepailitan investigasi.

*  Email yang Tidak Pantas dan penggunaan internet di tempat kerja.

*  Kepatuhan terhadap peraturan.




Untuk bukti yang dapat diterima itu harus dapat diandalkan dan tidak merugikan, yang berarti bahwa pada semua tahap dari komputer forensik investigasi diterimanya harus berada di garis depan pikiran pemeriksa. Empat prinsip utama dari panduan ini (dengan referensi untuk Menghapus penegakan hukum) adalah sebagai berikut:

1)     Tidak ada tindakan yang harus mengubah data yang dimiliki pada media komputer atau penyimpanan yang dapat kemudian diandalkan di pengadilan.

2)     Dalam keadaan di mana seseorang merasa perlu untuk mengakses data asli diadakan pada komputer atau media penyimpanan, orang itu harus kompeten untuk melakukannya dan mampu memberikan bukti menjelaskan relevansi dan implikasi dari tindakan mereka.

3)     Jejak audit atau catatan lain dari semua proses yang diterapkan untuk bukti elektronik berbasis komputer harus diciptakan dan dipelihara. Independen pihak ketiga harus mampu memeriksa proses-proses dan mencapai hasil yang sama.

4)     Orang yang bertanggung jawab penyelidikan memiliki tanggung jawab keseluruhan untuk memastikan bahwa hukum dan prinsip-prinsip ini dipatuhi.




3






Apa yang diperlukan forensik ketika komputer tersangka mengalami situasi perubahan?

Secara tradisional, komputer forensik pemeriksa akan membuat salinan (atau memperoleh) informasi dari perangkat yang dimatikan. Sebuah write-blocker akan digunakan untuk membuat bit yang tepat untuk sedikit copy dari media penyimpanan asli. Pemeriksa akan bekerja dari salinan ini, memeriksa keaslian terbukti tidak berubah.

Namun, terkadang tidak memungkinkan untuk mengaktifkan komputer yang sudah mati.hal ini mungkin tidak dapat dilakukan jika misalnya, mengakibatkan kerugian keuangan atau lainnya yang cukup untuk pemilik. Pemeriksa juga mungkin ingin menghindari situasi dimana memerikasa perangkat yg sudah mati dapat membuat bukti yang berharga akan hilang secara permanen. Dalam kedua keadaan ini komputer forensik pemeriksa perlu melaksanakan 'hidup akuisisi' yang akan melibatkan menjalankan program kecil pada komputer tersangka untuk menyalin (atau memperoleh) data ke hard drive pemeriksa.

Dengan menjalankan program seperti itu dan melampirkan drive tujuan ke komputer tersangka, pemeriksa akan membuat perubahan dan / atau penambahan pada keadaan komputer yang tidak hadir sebelum tindakannya. Namun, bukti yang dihasilkan akan tetap biasanya dianggap diterima jika pemeriksa mampu menunjukkan mengapa tindakan tersebut dianggap perlu, bahwa mereka merekam tindakan mereka dan bahwa mereka menjelaskan kepada pengadilan konsekuensi dari tindakan mereka.




Masalah yang dihadapi IT Forensik.

Masalah yang dihadapi komputer forensik pemeriksa dapat dipecah menjadi tiga kategori: teknis, hukum dan administrasi.






4



1)      Masalah teknis


Ø  Enkripsi - Data terenkripsi mungkin dapat dilihat tanpa kunci atau password yang benar. Pemeriksa harus mempertimbangkan bahwa kunci atau password dapat disimpan di tempat lain di komputer atau di komputer lain yang tersangka bisa mengaksesnya. Hal ini juga bisa berada dalam memori volatile komputer (dikenal sebagai RAM) yang biasanya hilang pada saat komputer shut-down.


Ø  Meningkatkan ruang penyimpanan - Media penyimpanan memegang jumlah yang semakin besar data, untuk pemeriksa berarti bahwa komputer analisis mereka harus memiliki kekuatan pemrosesan yang cukup dan kapasitas penyimpanan yang tersedia untuk secara efisien menangani pencarian dan menganalisis data dalam jumlah besar.


Ø  Teknologi baru - Computing adalah bidang yang terus berkembang, dengan hardware baru, software dan sistem operasi yang muncul terus-menerus. Tidak ada satu komputer forensik pemeriksa dapat menjadi ahli pada semua bidang, meskipun mereka mungkin sering diharapkan untuk menganalisis sesuatu yang mereka sebelumnya tidak ditemui. Dalam rangka untuk mengatasi situasi ini, pemeriksa harus siap dan mampu untuk menguji dan bereksperimen dengan perilaku teknologi baru. Jaringan dan berbagi pengetahuan dengan pemeriksa forensik komputer lainnya sangat berguna dalam hal ini karena kemungkinan orang lain telah menemukan masalah yang sama.


Ø  Anti-forensik - anti-forensik adalah praktek mencoba untuk menggagalkan komputer analisis forensik. Ini mungkin termasuk enkripsi, lebih-menulis data untuk membuatnya dipulihkan,






5



modifikasi file 'metadata dan file yang kebingungan (menyamarkan file). Seperti enkripsi, bukti bahwa metode tersebut telah digunakan dapat disimpan di tempat lain di komputer atau di komputer lain yang tersangka telah memiliki aksesnya. Dalam pengalaman kami, sangat jarang untuk melihat alat anti-forensik digunakan dengan benar dan cukup jelas baik kehadiran mereka atau adanya bukti bahwa mereka digunakan untuk menyembunyikan data.


2)   Masalah hukum

Masalah hukum mungkin membingungkan atau mengalihkan perhatian dari temuan pemeriksa komputer. Contoh di sini akan menjadi 'Trojan Pertahanan'. Sebuah Trojan adalah bagian dari kode komputer menyamar sebagai sesuatu yang jinak tapi yang membawa tujuan tersembunyi dan berbahaya. Trojan memiliki banyak kegunaan, dan termasuk kunci-log, upload dan download file dan instalasi virus. Seorang pengacara mungkin dapat berargumen bahwa tindakan pada komputer yang tidak dilakukan oleh pengguna tetapi otomatis oleh Trojan tanpa sepengetahuan pengguna; seperti Pertahanan Trojan telah berhasil digunakan bahkan ketika tidak ada jejak dari kode berbahaya Trojan atau lainnya ditemukan di komputer tersangka. Dalam kasus tersebut, pengacara menentang kompeten, disertakan dengan bukti dari komputer analis forensik yang kompeten, harus dapat mengabaikan argumen seperti itu. Sebuah pemeriksa yang baik akan telah diidentifikasi dan ditangani argumen mungkin dari "oposisi" saat melaksanakan analisis dan penulisan laporan mereka.


3)      Masalah administrasi.


Ø  Standar Diterima - Ada sejumlah standar dan pedoman dalam forensik komputer, beberapa yang tampaknya diterima secara






6



universal. Alasan untuk hal ini mencakup: badan standar-pengaturan yang terkait dengan peraturan perundang-undangan tertentu; standar yang ditujukan baik pada penegak hukum atau forensik komersial tetapi tidak pada kedua; penulis standar tersebut tidak diterima oleh rekan-rekan mereka; atau tinggi bergabung biaya untuk badan-badan profesional yang berpartisipasi.


Ø  Fit untuk praktek - Dalam banyak wilayah hukum tidak ada badan kualifikasi untuk memeriksa kompetensi dan integritas komputer forensik profesional. Dalam kasus tersebut ada yang dapat menampilkan diri sebagai ahli forensik komputer, yang dapat mengakibatkan pemeriksaan forensik komputer kualitas dipertanyakan dan pandangan negatif dari profesi secara keseluruhan.












5.   Audit Trail.

5.1 Definisi IT Audit Trail.

Audit Trail merupakan salah satu fitur dalam suatu program yang mencatat semua kegiatan yang dilakukan tiap user dalam suatu tabel log. secara rinci. Audit Trail secara default akan mencatat waktu , user, data yang diakses dan berbagai jenis kegiatan. Jenis kegiatan bisa berupa menambah, merungubah dan menghapus. Audit Trail apabila diurutkan berdasarkan waktu bisa membentuk suatu kronologis manipulasi data.Dasar ide membuat fitur Audit Trail adalah menyimpan histori tentang suatu data (dibuat, diubah atau dihapus) dan oleh siapa serta bisa menampilkannya secara kronologis. Dengan adanya Audit Trail ini, semua kegiatan dalam program yang bersangkutan diharapkan bisa dicatat dengan baik.






7



5.2 Langkah-langkah Audit Trail.

Audit Trail yang disimpan dalam suatu tabel

1.      Dengan menyisipkan perintah penambahan record ditiap query Insert, Update dan Delete.

2.      Dengan memanfaatkan fitur trigger pada DBMS. Trigger adalah kumpulan SQL statement, yang secara otomatis menyimpan log pada event INSERT, UPDATE, ataupun DELETE pada sebuah tabel.




5.3 Contoh dari Audit Trail.

1.      Contoh audit through the computer:

·         Sistem aplikasi komputer memproses input yg cukup besar dan menghasilkan output yg cukup besar pula.

·         Bagian penting dari struktur intern perusahaan terdapat di dalam komputerisasi yg digunakan.

·         Sistem logika komputer sangat kompleks dan memiliki banyak fasilitas pendukung.

·         Adanya jurang yg besar dalalm melakukan audit secara visual, sehingga memerlukan pertimbangan antara biaya dan manfaatnya.


2.      Contoh audit around the computer:

·         Dokumen sumber tersedia dalam bentuk kertas (bahasa non mesin), artinya masih kasat mata dan dilihat secara visual.

·         Dokumen disimpan dalam file yg mudah ditemukan.

·         Keluaran dapat di peroleh dari tempat yg terperinci dan auditor mudah menelusuri setiap transaksi dari dokumen sumber kepada keluaran dan sebaliknya.

·         Item komputer yg diterapkan masih sederhana.








8



·         Sistem komputer yg diterapkan masih menggunakan software yg umum digunakan dan telah diakui, serta digunakan secara massal.




6.     Real Time Audit Trail.

Sedangkan dalam sistem pengolahan on-line/real time, transaksi secara

individual  dientri  melalui  peralatan  terminal,  divalidasi  dan  digunakan  untuk

meng-update dengan segera filekomputer. Hasil pengolahan ini kemudian tersedia

segera untuk permintaan keterangan atau laporan. Jadi dapat disimpulkan : Real

time audit adalah suatu kegiatan evaluasi dan pemeriksaan dokumen, transaksi

dalam  suatu  sistem  organisasi  yang  dilakukan  secara  langsung  atau  realtime

secara online, hal ini berbeda dengan internal audit yang memiliki pengertian

yaitu audit yang pelaksanaan nya dilakukan oleh pegawai pemeriksa yang berada

dalam organisasi tersebut.




7. Kesimpulan.

Dunia forensik IT di Indonesia merupakan hal yang baru dalam penanganan kasus hukum. Adanya UU ITE dirasa belum cukup dalam penegakan sistem hukum bagi masyarakat. Kegiatan forensik IT ini bertujuan untuk mengamankan bukti digital yang tersimpan. Dengan adanya bukti-bukti digital, suatu peristiwa dapat terungkap kebenarannya. Salah satu studi kasusnya adalah isi laptop Noordin M. Top yang banyak memberikan kejelasan mengenai tindak terorisme di Indonesia. Elemen yang menjadi kunci dalam proses forensi IT haruslah diperhatikan dengan teliti oleh para penyidik di Kepolisisan. Proses ini bertujuan agar suatu bukti digital tidak rusak sehingga dapat menimbulkan kesalahan analisis terhadap suatu kasus hukum yang melibatkan teknoligi informasi dan komunikasi. Dengan menjaga bukti digital tetap aman dan tidak berubah, maka kasus hukum akan mudah diselesaikan.






9



DAFTAR PUSTAKA
























































10